this how I think. how do I do. how I see. how do I hear. how I write and this is my right.
—
@MeryamZahida—
@MeryamZahida (Saat penat menyelinap)—
@MeryamZahida“Story of Korea”- @MeryamZahida
Kubiarkan rambut ikalku yang semakin panjang ini menjuntai
Kusut tanpa sentuhan gerigi sisir
Menggelombang kesegala arah di punggung dan bahu
Kadang kaku
Kadang bergerak tertiup angin
Kadang berguguran
Kadang bercabang
Kadang lepek
Kadang kering
Tidak ada harapan yang aku taruh
dalam setiap lembaran rambutku
Aku biarkan mereka bersinergi
dengan apa yang ada disekeliling kepalaku
Aku biarkan mereka terbiasa
dengan setiap cuaca dimana aku berada
Biar saja mereka tampak memesona
Atau biar saja mereka tampak tidak memesona
Kalau panjang itu rambutku
Kalau pendek bukan rambutkku
Kalau ikal itu rambutku
Kalau lurus itu bukan rambutku
kalau kalau hitam itu rambutku
Kalau pirang itu bukan rambutku
Rambutku asal masih berakar dikepalaku
Jatinangor, 4 Mei 2012
Ketika cemas lampu akan padam lagi
@MeryamZahida
Kini yang tergantung sudah lepas
Yang tersangkut juga sudah lepas
Yang menempel juga sudah lepas
Yang sudah copot, biar saja lepas
Kini sudah banyak tempat
Sudah banyak yang lapang
Sudah banyak celah
Sudah banyak yang kosong
Yang belum terisi pasti akan penuh lagi
nanti…
@MeryamZahida
Jatinangor, 13 April 2012
Look for a friend from high school. Her name Novita Sari (20). We were friends since grade 11 high school students in grade 11 IPS 3 (LOST). We always sit at the table. Joking, gossiping, saman dance workout together. We went to the cafeteria, studying accounting, economics learning, learning mathematics together. We confide in each other, talk about ideals, to movies, find a friend who lost mobile phone together. I, we, have a dream together with Novita Sari.
Novita now where? I miss you, I look for, where are you?
Do you remember about the dream of our future?
I always invite you to go anywhere, but you disappeared …
I miss you, really missed you